Skip to main content

Posts

Kesinambungan

Jaman dulu, setiap Nabi yang merasa tugasnya akan selesai di dunia dapat dipastikan akan langsung mencari pengganti. Musa mempersiapkan Joshua. Elia mempersiapkan Elisa. Yesus mempersiapkan 12 Rasul ditambah Santo Paulus yang ditunjuk khusus. Jadi succession plan, dan juga, talent management sudah ada sejak masa silam.  Concern manusia dulu dan saat ini sebenarnya sama, yaitu bagaimana caranya memastikan kesinambungan eksistensi kelompok hingga jangka yang luar biasa lama, bahkan jika mungkin selamanya. Kesinambungan eksistensi kelompok hingga jangka waktu sedemikian lama tentunya dapat dicapai melalui orang yang capable mewujudkan hal itu. Bagaimana orang yang dipandang mampu tersebut dapat melaksanakan misinya untuk melanjutkan misi pendahulu?  Pertama, orang itu kudu punya keyakinan bahwa kelompok ini sangat bernilai untuk dipertahankan eksistensinya selama mungkin.  Kedua, orang itu mesti meyakinkan orang lain melalui perkataan dan perbuatan bahwa kelompok itu berni...

Harapan

Tahun 2009 buat saya merupakan tahun pemenuhan harapan. Bahkan ketika banyak orang berpikir sudah tidak ada harapan lagi, ternyata lahir kejadian yang mengejutkan bagi banyak orang namun membahagiakan sebagian kecil orang. Yang tadinya berpikir seperti waiting for Godot pada akhirnya menjadi dream come true. Yang positif bersyukur dan bilang, Tuhan memberikan terbaik tepat pada waktunya. Sementara yang negatif bertanya heran: ”Kok bisa, ya???”. Apapun ekspresinya, pesannya jelas ada 2, yaitu jangan berhenti berharap dan jangan menganggap tidak ada harapan lagi. Harapan itu bagaikan bahan bakar bagi manusia dalam menjalani hidup. Hidup tanpa harapan seakan tak bermakna. Dengan harapan orang bisa dengan mantap menatap masa depan, berkarya dengan riang pada hari ini dan beristirahat dengan lelap. Tanpa harapan orang tidak peduli pada masa depan, berkarya dengan berat hati dan tidak bisa beristirahat dengan tenang. Rasanya punya harapan jauh lebih enak daripada tidak punya harapan.

Good to Great

Baik adalah musuh dari hebat (Jim Collins) Tidak banyak hal hebat di dunia sebab terlalu banyak hal baik di dunia ini. Tapi mungkinkah perusahaan menghasilkan sesuatu yang hebat setelah meraih hasil yang baik? Jim Collins bilang bisa. Setiap perusahaan bisa tumbuh mengagumkan dalam jangka waktu relative lama, profitnya tinggi dan punya nilai perusahaan jauh di atas rata-rata pasar. Cuma syaratnya tidak gampang. Perusahaan harus punya 7 syarat dasar meliputi pola kepemimpinan, human capital, cara menghadapi fakta, focus, budaya disiplin, teknologi pendukung dan terobosan-terobosan berkelanjutan.  Pemimpin macam apa yang cocok untuk membawa perusahaan dari baik menjadi hebat? Jawabnya ternyata pemimpin yang rendah hati dan punya kemauan keras. Collins menyebutnya sebagai kepemimpinan tingkat 5. Contoh pemimpin yang sudah mencapai level ini adalah Colman Mockler, Direktur Gillette tahun 1975 hingga 1991; dan Direktur Kimberly-Clark yang sukses mengalahkan Scott Paper dan Procte...

Rahasia Sukses

Albert Einstein memilki IQ sebesar 150. Semua orang sepakat menyebutnya jenius. Christopher Langan, pasti anda bertanya-tanya siapa dia, ternyata punya IQ sebesar … 190. Jika Einstein dianggap menderita diklesia, Langan mulai bicara di usia 6 bulan; mendengarkan radio, yang penyiarnya membacakan komik, dengan intens hingga akhirnya memungkinkan ia untuk belajar membaca di usia 3 tahun; bisa mengikuti ujian bahasa asing yang belum pernah dipelajarinya sama sekali; mampu membaca buku cetak dengan cepat , biasanya 2-3 menit sebelum guru datang, dan jika dites hasilnya sempurna. Intinya, dahsyat… Tapi sekali lagi, siapa Chris Langan? Sampai ia ikut kuis 1 VS 100 di televisi Amerika, tidak banyak orang tahu siapa Chris Langan. Faktanya, Langan tidak berhasil menyelesaikan kuliah, padahal ia sangat berpotensi menjadi Ph.D. Berbeda dengan Bill Gates yang DO dari Harvard tapi langsung focus membesarkan Microsoft, Langan luntang-lantung tanpa arah yang jelas. Bahkan Langan pernah jadi tukang ...

Sintong Panjaitan Dan Kehidupan

Kehidupan sejatinya menunjuk hidup seorang manusia. Tiadanya seseorang karena kematian disebut George Orwell sebagai hilangnya satu kehidupan di dunia ini. Dalam perjalanan hidupnya setiap manusia berhadapan dengan beragam peristiwa baik yang terencana maupun tidak terencana. Yang terencana pun bisa dibagi lagi menjadi yang direncanakan orang lain, atau yang direncanakan sendiri. Kendati keduanya tampak sebagai dua kutub yang berbeda, keduanya punya keterikatan. Sebab apa yang direncanakan orang lain pun masih memerlukan rencana aksi dari setiap individu. Dalam kehidupan yang semuanya serba terkait, apa yang direncanakan orang lain (bisa atasan, keluarga atau teman) bisa jadi moment istimewa dalam hidup seseorang. Letjen (Purn) Sintong Panjaitan adalah manusia yang berkarya di Tentara Nasional Indonesia (TNI). Lulus dari Akademi Militer Negara (AMN) tahun 1963. Dan sejak itu sebagian jalan hidupnya direncanakan oleh pejabat TNI yang berwenang. Rencana dari TNI diterima Sintong seb...

Kita Semua Pemimpin

Setiap orang adalah Pemimpin. Pertanyaan yang spontan muncul: “Masa sih?”. Pertanyaan selanjutnya dengan term leadership-nya John Kotter (Professor Harvard Business School) adalah “Apa iya saya sudah mengarahkan orang lain lewat visi hebat yang jauh menggapai masa depan?”; “Apa iya saya sudah memadukan sekian banyak orang?”; “Apa mungkin saya sudah memotivasi dan memberi inspirasi bagi orang lain?”; dan “Apakah selama ini saya sudah membuat perubahan positif?”. Gelap. Chris Lowney lewat buku Heroic Leadership (sebuah buku yang inspiratif, mengasyikkan dan mutu terjemahannya oke) memberi pandangan berbeda tentang makna kepemimpinan. Katanya: 1. Kita semua pemimpin. Dan kita memimpin sepanjang waktu baik dengan cara yang baik atau buruk. 2. Kepemimpinan keluar dari dalam. Kepemimpinan melekat pada siapa aku (pribadi). 3. Kepemimpinan bukan suatu tindakan. Kepemimpinan adalah hidup seseorang. Kepemimpinan adalah cara hidup seseorang. 4. Kepemimpinan adalah proses yang berlangsung terus-me...

Google

DICARI: KEPALA CHEF ORANG GOOGLE KELAPARAN !!! (Iklan lowongan Juru Masak di Google) Google adalah fenomena di jagat internet saat ini. Google lahir dari ide gila Larry Page yang ingin men -download seluruh World Wide Web (WWW) ke dalam komputernya dengan mudah dan cepat. Kendati bermain di bisnis pencarian, Google berkembang pesat justru dari bisnis sampingannya: Iklan. Pada Awalnya Bermula pada musim semi tahun 1995 di Stanford. Larry Page bertemu Sergey Brin saat orientasi mahasiswa baru program pascasarjana Universitas Stanford. Kedua orang cerdas itu langsung mulai berbantahan tentang berbagai masalah secara acak. Itulah awal sejarah dan kemitraan kedua pendiri Google. Kecerdasan pendiri Google diwarisi dari factor genetika. Larry Page lahir pada 26 Maret 1973 dari keluarga intelektual terkemuka Amerika. Ayahnya Carl Victor Page adalah salah satu Ph.D ilmu komputer pertama dari Universitas Michigan. Ibunya, Gloria Page, konsultan database yang bergelar master ilmu komputer. Kaka...